Jumat, 06 Mei 2011

selingkuh dengan kaka ipar

Hallo, perkenalkan namaku Lea. Sekarang aku sudah berumur 28 tahun dan aku baru saja melangsungkan pernikahan yang baru berumur 5 bulan. Namun aku kembali berbuat gila dengan berselingkuh dengan kakak iparku.
aku akan mulai cerita kebejatanku dari pertama kali aku berhubungan seks dng suami kakakku.
sebelum kawin aku tinggal dgn kakakku, mbak shinta yg sdh berkeluarga. suaminya,mas toni adalah pria yang ramah sabar, dan hangat. sementara mbak sinta wanita mandiri yg agak galak.
aku dan mas toni sangat akrab. aku menganggap dia seperti kakak kandungku sendiri. kami bahkan bkerja di gedung yg sama di t.b. simatupang walau lain kantor. ini membuat aku selalu nebeng motornya pulang pergi kantor.
tapi keakraban kami dgn cepat berubah menjadi perselingkuhan.
waktu itu aku berumur 26 thn dan mas toni 30 thn.
hari itu jumat, pulang kantor aku minta diantar ke depok. pulang dari depok menuju kerumah kami di pancoran turun hujan. kami akhirnya berteduh di dekat UI. waktu itu sekitar jam 9 malam.
di pos jaga yang agak remang semua itu dimulai.
aku duduk agak rapat dng tubuh mas toni. 15 menit kemudian ia memeluk dan mencium bibirku. aku kaget sekali, baru kali itu bibirku dilumat seorg pria. kutolak tubuhnya.
aku tdk bisa berbicara.
tanpa kuminta, mas toni bercerita ttg perasaannya selama ini. ia terangsang dgn tubuhku yang katanya seksi. payudara dan pantatku membuatnya sering berfantasi sdg bercinta dngku. ditambah kebiasaanku yg sembrono berpakaian di rumah yang tdk memakai BH membuat susuku merangsangnya. ia bahkan tdk bisa melupakan tubuhku yg telanjang di kamar mandi. mas toni berpikir aku sengaja menggodanya.
aku ingat memang pernah lupa mengunci kamar mandi dan ia melihatku bugil. walau semua sdh aku lupakan tapi itu membekas dipikirannya.
aku merasa bersalah krn membuatnya salah sangka. maka ketika ia menciumku aku tdk bisa menolaknya.
ia melumat bibirku, lidahku bahkan melepaskan blous-ku dan mencumbui payudaraku.
awalnya aku diam saja tapi rangsangannya membuatku membalas birahinya. aku sgt menikmati pagutan dan cumbuan liar dan panas kami.
sampai dirumah aku coba bersikap biasa. malamnya aku tdk bisa tidur, perasaanku bercampur aduk.
jam 3 subuh aku bangun ke kamar kecil, rupanya mas toni sedang nonton di ruang tengah.
ia menarikku keruang tamu dan membujukku utk meneruskan cumbuan kami.
aku takut sekali tapi entah kenapa aku tdk bisa menolaknya.
dan diatas karpet ruang tamu yg gelap, keperawananku kuserahkan dengan rela pada mas toni.
entah apakah karena belum pernah bersentuhan dgn pria, pengalaman seks malam itu rasanya sungguh luar biasa.
kami bergumul telanjang, aku yg mulanya diam saja mau tak mau bergelinjang liar. tubuhku dijilati, diciumi, digigit lembut.
susuku diremas, putingku diisap bahkan pantatku-pun dijilati. nikmat menyerang tubuhku, aku rasanya terbang.
nafas kami memburu dan kami mengerang-erang tertahan.
dan yg paling tdk bisa kulupa adalah mas toni memaini vaginaku dgn mulut dan lidahnya. lidahnya menggeliat dlm liangku seperti ada ular yg masuk kedlm lubang vaginaku.
entah apa namanya, susah menjelaskan rasa apa yg menyelimuti tubuhku.
setelah tubuhku mengejang-ngejang yg rupanya adalah awal orgasmeku dan vaginaku terasa basah berlendir, mas toni menusuk vaginaku dgn kontolnya.
vaginaku sakit karena tusukan kontolnya tapi nikmat.
setelah beberapa kali kocokan akhirnya…terdengar bunyi halus, SLEEPPP… terasa benda keras menerobos vaginaku dan menyentuh dasarnya. benda itu berdenyut lembut dan hangat. bisa kurasakan dinding vaginaku bereaksi meremas kontolnya. ini memberi sensasi yg membuat kakiku terasa lemas. vaginaku terasa hangat. terasa mas toni menekan kontolnya sedalam mungkin.
karena terhanyut dgn keadaan itu tanpa sadar, tanganku yg sedari tadi meremas pantatnya, menarik pantatnya agar kontolnya tertanam lebih dalam.
sakit, nikmat itu yng memenuhi vaginaku.
setelah beberapa menit. akhirnya mas toni bergerak mengocok vaginaku. terasa kontolnya keluar masuk. pantatku tanpa diperintah bergoyang kanan-kiri.
akal sehatku menolak tp tubuhku tdk bisa menolak setiap tetes kenikmatan yg mas toni berikan.
inikah yg mbak shinta nikmati di ranjangnya. inikah yg membuatnya berdesah, merintih, dan mengerang kalau kebetulan aku lewat dekat kamarnya dimalam hari.
aku telah mengambil kenikmatan ini dr mbak shinta.
setelah beberapa saat, tubuhku serasa terbang, kocokannya makin cepat dan ganas. vaginaku terasa letih dan sakit tapi aku tdk ingin berhenti karena kontol mas toni yg begitu nikmat.
aku melenguh pelan… nikmat…aku sampai, orgasme.
tubuh mas tonipun terasa menegang, keringatnya dingin tp kulitnya panas. ia mencabut kontolnya dan spermanya disemprotkan kepahaku. ia melenguh tertahan panjang dan tubuhnya jatuh menindihku.
aku membuatnya orgasme.
dikamar mandi ada darah segar dan lendir licin hangat divagina dan selangkanganku.
keperawananku hilang tapi aku tdk menyesal karena tubuhku terasa nikmat.
sehebat itukah mas toni atau nikmat yg luar biasa ini karena ini pengalaman pertamaku?
setelah malam itu aku sempat menolaknya karena takut ketahuan mbak shinta tapi karena sudah tahu rasanya seks kemudian aku berdalih toh mbak shinta kasar pada mas toni aku kasihan pada mas toni akhirnya kami menjadi sepasang kekasih yg dimabuk birahi.
aku tdk pernah menolak ajakan mas toni utk bercinta.
ia mengajariku berbagai macam cara menikmati seks.
aku paling tdk tahan jika vaginaku dioral olehnya. itulah yg paling aku suka saat bercinta dgnnya.
dari semua permainan seks terlarang kami ada satu yg paling aku sukai.
ada saat dimana selama seminggu mbak shinta pulang purwokerto karena ibu kami sakit. karena aku tdk dapat cuti, aku tinggal dirumah berdua saja dgn mas toni.
lima hari aku menggantikan mbak shinta menjadi istri mas toni. itulah saat terindah dan paling memuaskan selama hampir dua tahun kami berselingkuh.
hari pertama mbak shinta pergi, sorenya kami bercinta di kamar mandi. kami saling memandikan. mas toni mengoral vaginaku dibawah siraman shower. setelah itu kami lanjutkan di ranjang kamarnya.
saat itulah pertama kali ia memintaku mengoral kontolnya. memang aku suka vaginaku dijilati mas toni tapi aku takut jika harus menghisap kontolnya.
tapi ia selalu punya cara membujukku.
dalam keadaan fly setelah selesai bercinta, ia menjelaskan ttg betapa senangnya pria jika kontolnya di hisap pasangannya, mengoral kontol tdk berbahaya dan lebih bersih dr pd vagina, lagipula kami sdh mandi katanya kemudian ia merangsangku lagi.
pahaku dibuka, vaginaku di gosok-gosok dng wajahnya, bibir vaginaku yg bulunya sdh kucukur dijilatinya. klitorisku diisapnya. aku mulai terangsang lagi.
tubuhku merinding keenakan. “ssshhh…..” aku mendesis enak.
saat aku hampir sampai mas toni berhenti. aku protes krn aku sebentar lagi kepuncak. tapi mas toni hanya memutar posisi. wajahnya masih divaginaku, tapi tubuhnya diatasku, kakinya mengangkagi wajahku, kontolnya skrg tepat didepan wajahku.
batang kejantanannya ereksi, tegang. warnanya coklat gelap, panjangnya mungkin 16 atau 17 cm tapi terlihat besar dan menakutkan. ada urat yg menyembul membuatnya kelihatan gemuk.
kontol ini rasanya menakutkan tapi enak sekali jika masuk vaginaku.
aku mengerti mas toni minta diisap.
mas toni mulai lagi memaini vaginaku, lama-kelamaan kontol itu terlihat manyenangkan, apakah aku fly lagi?
“pegang sayang, remas yg lembut” bagai tersihir aku meremas. kontolnya hangat berdenyut. mas toni mengerang
“nikmat…OOOO……leaaa….. …..” melihat mas toni bergetar aku makin semangat.
kukocok kontol itu pantat mas toni bergerak-gerak. geliat lidahnya di vaginaku makin cepat dan dalam, aku makin keenakan dan membuatku makin bernafsu memberi kontol mas toni kenikmatan.
entah kapan, kontolnya skrg ada dlm mulutku, mas toni mengerang, “eeerrrggghhhh………”
kuisap, kukulum kontolnya. tubuhku yg meriang karena vaginaku dioral memaksa mulutku terus mengocok kontolnya dgn mulutku.
kontol mas toni lama-kelamaan makin enak dan meggairahkan.
aku baru sadar kalau kontolnya enak sekali.
mas toni tdk melepas mulutnya dr vaginaku, rupanya ia sengaja karena orlannya membuatku makin bersemangat mengulum kontolnya.
setelah 10 menit aku mengoralnya disertai erangan nafsu. terasa mas toni tdk bisa mengontrol kontolnya. tubunya mengejang dan mulutnya berhenti menjilati liangku. ia mendorong kontolnya kedalam mulutku. sepertinya ia hampir orgasme.
ia memutar tubuhnya ke posisi tradisional.
“lea…mas mau masuk…” suaranya memelas, wajahnya basah peluh, liur dan lendir.
kugenggam kontolnya dan membimbing ke vaginaku.
begitu alat kelamin kami bersentuhan, mas toni mendesak masuk kontolnya.
“aaaghgghhhh………massss… ..” aku tercekat.
hanya dlm sekali tusukan, kontolnya terbenam. kasar sakit sekali.
mas toni jadi buas, ia mengocok kontolnya berulang-ulang. nafasnya memburu. walau sakit aku mulai ikut bernafsu, pinggulku bergerak mengikuti tusukan kontolnya. ranjang ikut bergerak.
“oghhhhhhhhhh…..masssss…en nghhh…..” aku berteriak
“Saaa…yyaangg….kkauuu ggadiiisss…hhheeebbbbaattttt tttt.” mas toni mengerang.
beberapa saat.
“massss… lleeeaaa… mmauu saaammm….eeengghhhhh…paaai iii….” tubuhnya mulai mengejang.
kontolnya yg di isap membuat mas toni kesetanan.
“akkuu…bbeellummm… maass….” aku harap mas toni blm orgasme dulu.
tiba-tiba mas toni menarik tubuhku menjadi posisi duduk. kami berhadapan. ia memangkuku.
“ayo kocok sayang” pintanya
aku mengerti dlm posisi ini aku yg akan duluan sampai sedangkan kontol mas toni yg terjepit menahan spermanya mengalir kebatangnya.
aku bergerak maju mundur. tubuhmya tdk bergerak, ia menghisap susuku.
“ogghhhhh…..mmmaassss… ..” isapnnya membuat tubuhku yg sdh terangsang makin menegang.
kupercepat gerakanku. aku seperti joki kuda yg sedang menunggangi mas toni. wajahnya menempel di dadaku. kontolnya seret menggosok dinding vaginaku. luarbiasa nikmat…
5 menit, 10, 15 menit akhirnya aku bobol, cairan maniku membanjiri vaginaku, hangat.
aku mendongak,mataku gelap tubuhku terasa terangkat ke awan.
aku melenguh panjang, “Heeeennnngggggghhhh…….mas ss… a..ku….OOOgggghhhhh……”
tubuhku jatuh lemas ke ranjang.
mas toni kembali menindihku. kontolnya yg msh tertancap di vaginaku dikocoknya. aku mendengar mas toni merintih nikmat terputus-putus. “Hegh…hegh…hegh…”
sampai..”leaaa… mas….samm….”kata-katanya terputus ia ambruk menimpaku.
tubuhnya lemas, kami berpelukan. tubuh kami panas bersatu.
malam itu kami bercinta sampai 4 kali. ngilu vaginaku, tubuhku capek sekali. tapi nikmatnya tubuh mas toni melebihi semua itu.
setiap malam selama mbak shinta tdk ada kami bercinta sepuas-puasnya. aku tidak lagi takut mengulum kontol mas toni.
malam kelima, malam sabtu, mas toni mengajakku menginap di hotel kawasan cikini. suasana romantis membuat kami tdk tidur semalaman, yg kami lakukan hanya bercinta-dan bercinta , mereguk seks sepuasnya.
sabtu paginya kami naik kereta dari gambir ke purwokerto menyusul mbak shinta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar